Perumahan Murah
Pasang Iklan Gratis  ·   Iklan Rumah
Jakarta  ·   Bogor  ·   Depok  ·   Tangerang  ·   Bekasi
Blog  ·   Info KPR  ·   Syarat KPR  ·   Pinjaman Perumahan  ·   Tips KPR  ·   Bunga KPR  ·   Kalkulator KPR  ·   Daftar Bank KPR
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z

Home > Blog > Ini Dia 4 Jenis Sertifikat Properti Yang Harus Anda Kenal

Ini Dia 4 Jenis Sertifikat Properti Yang Harus Anda Kenal

Ini Dia 4 Jenis Sertifikat Properti Yang Harus Anda Kenal

12 Oktober 2016 oleh Administrator daftarperumahanmurah.com


Jika anda ingin membeli properti, ada baiknya untuk mengetahui tentang surat kepemilikan dari properti tersebut. Hal berlaku untuk rumah, apartemen maupun ruko. Kali ini Kami akan memberikan sedikit penjelasan tentang surat kepemilikikan Properti atau yang biasa disebut Sertifikat.  Berikut ini kami akan bahas 4 jenis sertifikat yang wajib anda kenal sebelum membeli properti.

Hal ini didasarkan dari macam-macam sertifikat yang berlaku di Indonesia sesuai UU no. 5 tahun 1960. Berikut penjelasannya  :

1. Sertifikat Hak Milik (SHM)
sertifikat rumah, jenis-jenis sertifikat properti, jenis sertifikat rumah, rumah murah, rumah 2 lantai, sertifikat property, sertifikat hak milik, girik, sertifikat hak guna bangunan
Lihat juga :Perumahan Baru6 Langkah Mudah Bisa Wujudkan Punya Rumah di Tahun 2016Pesta KPR Merdeka di Pameran Perumahan BTN Property Expo 2015Lihat juga :

» Perumahan Baru

» 6 Langkah Mudah Bisa Wujudkan Punya Rumah di Tahun 2016

» Pesta KPR Merdeka di Pameran Perumahan BTN Property Expo 2015

Secara umum SHM adalah jenis sertifikat yang paling kuat kepemiliknya, punya hak penuh, atas lahan, tanah atau bangunan.

Tidak ada campur tangan dari kepemilikan milik pihak lain. Kepemilikannya pun tanpa batasan waktu.

Sertifikat yang satu ini bisa diwariskan secara turun-temurun dan tetap kuat secara hukum. Bila terjadi sengketa mengenai lahan, nama-nama yang tercantum dalam SHM adalah pemilik sah secara hukum.

SHM ini dapat digunakan untuk urusan jual-beli, pinjaman kredit dan pembiayaan perbankan, SHM juga bisa dijadikan alat bukti kuat tentang kepemilikan lahan.

Jika konsumen membeli rumah maka surat yang akan di perolehnya adalah SHM

SHM dapat diurus sendiri di BPN atau memakai jasa notaris. Syarat, biaya pengurusan tergantung pada asal-usul tanah dan status hukum sebelumnya sedangkan waktunya kira-kira 1-2 tahun. Perlu Anda tahu, SHM hanya diperuntukkan untuk Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, SHM bisa hilang kekuatannya atau dicabut jika tanah dimaksudkan untuk kepentingan negara, pemilik bukan WNI dan penyerahan secara sukarela dari pemilik ke negara.

2. Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Berbeda dengan SHM yang kepemilikan secara penuh. SHGB adalah jenis sertifikat yang lahannya adalah milik negara. Sedang kan Anda sebagai pemegang sertifikat hanya bisa memanfaatkannya untuk mendirikan bangunan.

Biasanya sertifikat ini diberikan pada developer untuk membangun perumahan, apartemen atau gedung perkantoran. SHGB memiliki batas waktu, kisarannya antara 20 hingga 30 tahun.

Namun tetap bisa diperpanjang dengan mengurusnya ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Bila tidak, tanah akan kembali ke negara. Pemegang SHGB wajib memberikan pemasukan ke kas negara. Sertifikat ini juga bisa dimiliki oleh WNI atau warga asing.

Jadi saat Anda membeli rumah periksa dulu jenis sertifikatnya. Jika SHGB, bangunan tersebut tidak bisa diwariskan dan tak punya kuasa atas tanah.

Namun, bila sudah terlanjur tak perlu khawatir. SHGB bisa ditingkatkan menjadi SHM dengan mengurusnya ke BPN atau dengan jasa notaris. Selain itu sertifikat SHGB tetap bisa di jadi kan agunan bila mengajukan pinjaman ke bank.

3. Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS)

Jika beli apartemen pasti Anda akan menerima Sertifikat ini.  SHRS adalah jenis sertifikat yang dikhususkan untuk pemilik di bangunan vertikal/bersusun. Jika pengembang mendapat SHGB, maka pemilik apartemen rumah, susun atau kondominium mendapatk SHSRS. Dengan kata lain, bangunan merupakan kepemilikan bersama.

Sama dengan SHGB, SHSRS juga memiliki batas waktu dan perlu diperpanjang bila batas waktu penggunaan telah habis. SHSRS kerap juga disebut SHM Strata Title.

4. Girik

Surat Girik ini adalah istilah lain dari petok, letter C atau tanah adat. Dimana tanda buktinya hanya pembayaran pajak atas suatu lahan. Jadi sebenarnya tak termasuk dalam sertifikat tanah dan bangunan yang punya dasar hukum kuat. Bila dokumen rumah hanya sebuah girik berarti belum terdaftar di BPN.

Pada sertifikat girik tertera nomor, luas tanah dan pemilik hak dari jual-beli atau warisan. Mengingat status hukum yang lemah, girik harus dibuktikan bersamaan akta jual-beli atau surat waris. Jadi berhati-hatilah dan detail bila membeli rumah dengan girik.

Jika Anda hanya memegang girik sebaiknya segera mengurus sertifikat tanah yang resmi melalui kantor BPN setempat.  Anda perlu bersabar karena proses mengurus girik sangat lama, sekitar 1-2 tahun. Belum lagi melengkapi dokumen pendukung yang menjelaskan sejarah kepemilikan lahan.

Demikian informasi mengenai 4 jenis sertifikat properti yang harus anda kenal. Dapatkan info rumah murah hanya di daftarperumahanmurah.com. Atau anda juga bisa memiliki rumah 2 lantai dengan desain yang cantik di rumah2lantai.com, semoga bermanfaat.


Artikel ini sudah dibaca sebanyak 3,380 kali

Klik dan share informasi menarik tentang rumah murah ini

 
 
 
 
 


Blog tentang rumah murah terbaru di Indonesia, info merawat rumah, promo rumah dijual, membuat rumah idaman serta info KPR
10 Blog Pilihan
10
Interior Design Magazine One Of The Home Decor Solution (13:03)
9
Cara Jitu Punya Rumah dari Uang THR (11:24)
8
Ini Dia 4 Jenis Sertifikat Properti Yang Harus Anda Kenal (14:54)
7
Step By Step Sukses Belajar Property (12:48)
6
Pesta KPR Merdeka di Pameran Perumahan BTN Property Expo 2015 (13:09)
5
15 Barang Yang Hilang di Rumah Sejak Adanya Handphone (16:03)
4
Melihat Desain Rumah Rumah Modern Tahun Ini (17:02)
3
6 Langkah Mudah Bisa Wujudkan Punya Rumah di Tahun 2016 (15:31)
2
Yuk Intip Model dan Desain Rumah Modern Minimalis Tahun 2017 (10:46)
1
Special Properties for Sale in Indonesia (16:35)


Informasi Pemasangan Iklan
Silakan buka halaman Kontak Kami berikut ini.

Promo Rumah Dijual
 
Promo Idaman Rumah Murah Terbaru Di Perumahan Grand Citayam Depok
Rp. 235,000,000
 
Perumahan Murah Bojong Menteng Dekat Kemang Pratama Bekasi
Rp. 300,000,000
 
Hanya 200 Juta Perumahan Murah Di Bekasi Barat, Perumahan Taman Harapan Baru
Rp. 200,000,000
 
Havanna Dream Land Rumah Murah Terbaru Harga 130 Jutaan Di Bogor
Rp. 133,500,000
 
Woooww.. Rumah Murah Di Griya Alam Persada Depok Dp Cuma 5juta
Rp. 230,000,000
 
Rumah Murah
Rp. 90,000,000
 
Perumahan Bumi Citra Asri Perumahan Murah Di Bogor
Rp. 90,000,000
 
Rumah Idaman Harga Rumah Murah Grand Cikarang Village Dp 2,5 Juta
Rp. 126,000,000
 
Perumahan Griya Abadi Pesawaran Tawarkan Rumah Murah Bersubsidi Di Lampung
Rp. 110,500,000
 
Casa Gardenia Cilebut Promosikan Rumah Murah Dijual Di Bogor
Rp. 223,000,000


Berita Properti
Ancaman Banjir Tereduksi, Kemang Kembali Menggeliat (02:51)
SMF: Pengelolaan Dana Tapera Jangan Ikuti Mekanisme Pasar (10:06)
Ekonomi Melambat, Pembelian untuk Investasi Didominasi Unit Kecil (08:50)
Dirjen: Sektor Konstruksi Siap Hadapi MEA (08:50)
Ini Alasan DPRD Desak Proyek Agung Podomoro di Balikpapan Disetop (04:07)


Statistik Pengunjung


 
Subscribe
Bagi anda yang ingin mendapatkan info perumahan murah paling dulu, silakan masukkan email anda disini ya!